FESTIVAL OLAHRAGA INKLUSIF MTsN 1 BOGOR

Diposting pada: 2019-09-29, oleh : AJO JAUHARI, Kategori: Prestasi sekolah

MTsN 1 Bogor sukses gelar FOI 2
       Ayo Rayakan  Keberagaman!
  Begitu teriakan sekitar 200 siswa dari 20 sekolah dan madrasah yang mengikuti Festival Olahraga Inklusif (FOI) ke 2 yang inisiasi oleh UNICEF, Kemenag, ,Kemendikbud dan Hellen Keller Internasional yang dilaksanakan di MTsN 1 Bogor.
     Pagi tadi diawali dengan senam pinguin. Kemudian dilanjutkan dengan olahraga yang terbagi dalam 3 permainan; buka tutup, buntut kelinci dan peti harta, yang disambut antusias dari peserta.
    FOI dibuka oleh Kasubag TU Kemenag Kab Bogor H. mahsum, M.Pd.  Dalam sambutan nya dia menuturkan agar siswa inklusif bisa terima di madrasah dan sekolah.
        "Bisa jadi suatu saat mereka justru sukses menjadi pemimpin ataua orang yang berhasil," ujar Mahsum.
     Sementara Eti Munyati kepala MTsN 1 Bogor mengatakan bahwa FOI ini sebagai ajang kampanye kepada masyarakat agar bisa memberikan perhatian untuk pendidikan bagai siswa berkebutuhan khusus.
    " Walau awalnya canggung namun akhirnya warga sekolahnya bisa menerima siswa khusus. Dan masyarakat juga menyadari bahwa dianatara mereka ada saudara yg berhak menyenyam pendidikan yang baik," kata Eti.
     Sementara Program Officer UNICEF Anissa Elok Budyani mengaku gembira dengan penyelenggaraan FOI ke 2 ini. 
"Di sini saya melihat bahwa siswa inklusif itu sudah bisa membaur dengan temannya yang lain dan bermain bersama," kata Anissa.
    Sementara itu perwakilan Hellen Keller Internasional Nunu Nurdyana menekankan kembali pentingnya memelihara kebersamaan dan kelanjutan dari pendidikan inklusif yang sudah mulai tumbuh dan berkembang di berbagai daerah. 
   "Dan ajang FOI ini bisa menjadi satu cara memajukan dan meningkatkan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak yang istimewa ini," kata Nunu.
      Dalam festival ini bukan kemenangan yang dicari tapi kebersamaan dalam permainan. Untuk itulah apresiasi yang diberikan juga bukan piala kejuaraan tapi hadiah dengan sebutan tim terkompak. 
      Seperti yang dituturkan peserta festival,  Agnia siswa inklusif  mengaku senang. 
"Saya sangat senang sekali bisa bermain bersama teman2 dari berbagai sekolah. Dan saya mau ikutan lagi kalau ada acara seperti ini," ujar siswa kelas VIII ini.
   Acara dihadiri kepala sekolah peserta, pengawas, pokja pendidikan inklusif kab. Bogor, pejabat Kemenag dan Dinas Pendidikan Kab. Bogor, tokoh masyarakat dan perwakilan UNICEF, HKI.
   Peserta festival juga disuguhi sajian atraksi seni berupa marching band, musik bambu asal Jawa Barat angklung, sajian tari kolosal Aceh yaitu tari Saman, tari Badinding, tari Bunga Mirah, dan ‚Äčlagu-lagu populer dan lagu daerah yang dibawakan oleh siswa-siswi MT

sN 1 Bogor.(aguswidiyanto)


Print BeritaPrint PDFPDF

Berita Lainnya



Tinggalkan Komentar


Nama *
Email * Tidak akan diterbitkan
Url  masukkan tanpa Http:// contoh :www.m-edukasi.web.id
Komentar *
security image
 Masukkan kode diatas
 

Ada 0 komentar untuk berita ini

Forum Multimedia Edukasi  www.formulasi.or.id